Sticker untuk labelling di digital printing

Pembahasan Seputar Sticker Labelling di Digital Printing

Penggunaan Pressure-Sensitive Adhesive (PSA) atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘sticker’ di dunia digital printing sebenarnya sudah cukup lama, yaitu sebagai material promosi indoor, promosi outdoor, atau juga untuk packaging atau kemasan, dan juga untuk car wrapping.

Dengan hadirnya berbagai macam teknologi cetak dan finishing terbaru, sticker yang dicetak dengan teknologi digital (digital print) mulai diaplikasikan sebagai label, karena digital printing adalah satu-satunya teknologi cetak yang memungkinkan pencetakan label dalam jumlah yang sedikit, berbagai variasi, cepat, murah dengan berbagai variasi finishing tanpa ada sunk atau down cost untuk membuat pre-press (misalnya : film dan plat cetak).

Labelling adalah dunia khusus yang cukup kompleks, karena sangat detail mengenai pemilihan jenis adhesive/lem, jenis dan bentuk media tempel, kondisi lingkungan penyimpanan, aplikasi dan kebutuhan khusus, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh : sticker untuk striping sepeda motor dituntut untuk tahan 3 sampai dengan 5 tahun dengan berbagai kondisi lingkungan luar yang bervaiasi (cuaca panas, dingin, kering, basah, berdebu, dsb), sticker untuk label toiletries dituntut agar mampu untuk conformable mengikuti kontur kemasan, label untuk kosmetik dan farmasi dituntut untuk tidak boleh copot dari kemasan karena mengandung informasi mengenai aturan pemakaian, expiry date, dan lain-lain.

Hal-hal detail seperti ini sudah menjadi keahlian khusus bagi mereka yang berkecimpung di dunia labelling.

Di dunia digital printing, kehadiran berbagai mesin digital press /docuprint /digital offset sheetfeed dengan kualitas hasil cetak dan variasi finishing yang semakin baik dan lengkap, munculnya berbagai substrate yang primer-coated seperti QUANTAC® telah mendorong penggunaaan sticker di dunia digital printing yang sebelumnya lebih fokus media untuk promosi, saat ini sudah masuk ke dunia labelling.

Namun dengan pengetahuan yang terbatas mengenai labelling, maka penyedia cetak dan pelanggan (pengguna akhir) berpotensi menghadapi masalah yang muncul pada saat aplikasi.

Harus diketahui bahwa penggunaan sticker sebagai label, dengan sistem cetak digital offset sheefted adalah untuk melayani kebutuhan label dengan jumlah kecil atau untuk aplikasi manual dengan tangan. Karena aplikasi label untuk kebutuhan industri besar harus dalam bentuk roll dan harus dengan release paper glassine yang tembus sensor mesin dispensing otomatis yang terpasang di konveyor. Selain itu, semua sticker untuk digital offset yang ada di pasaran hingga saat ini, menggunakan adhesive/lem untuk general application sehingga tidak cocok pada aplikasi untuk suatu kondisi yang khusus misal untuk media tempel yang licin, low surface energy, terkena basah dan dingin, panas dan kering, dan lain-lain.

Pilihan adhesive/lem untuk sticker digital offset sheetfed dan digital printing large format untuk aplikasi label, hingga saat ini belum tersedia. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian kenyataan dan ekspektasi. Sticker dengan adhesive/lem untuk general application diharapkan untuk mampu diaplikasikan pada semua media tempel untuk labelling. Knowledge gap inilah yang harus segera dijembatani dengan edukasi dan pengertian oleh dan dari seluruh pemangku kepentingan industri itu sendiri baik penyedia material, pemasok, pencetak (print shop), maupun pengguna akhir.

ADD COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Send via WhatsApp