All Print Indonesia 2026 kembali hadir sebagai pameran percetakan terbesar di Tanah Air. Memasuki penyelenggaraan ke-27 di JIExpo Kemayoran, ajang ini menghadirkan sekitar 400 peserta dari lebih dari 10 negara, dan Digital Sarana Intimedia turut hadir mendukung para distributor mesin. Baca selengkapnya di artikel berikut.
Gelaran All Print Indonesia 2026 kembali menjadi sorotan industri percetakan nasional. Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions pada 7-10 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pameran yang dibuka setiap hari pukul 10.00-19.00 WIB ini menempati Hall A1, A2, A3, B1, B2, B3, dan C3. Ajang tahunan ini kembali menjadi wadah strategis bagi para pelaku usaha, produsen, distributor, dan penyedia teknologi untuk menampilkan inovasi serta tren terbaru dunia percetakan.
Berawal dari pameran Print Paper Pack pada 1995, All Print Indonesia terus tumbuh hingga kini menjadi barometer perkembangan industri percetakan di era digital. Kehadirannya pun terasa semakin relevan, karena industri percetakan nasional tengah bergeser dari produksi massal menuju layanan cetak digital yang lebih personal.
Pusat Pertemuan Pelaku Industri dari Berbagai Negara

Selama empat hari penyelenggaraan, All Print Indonesia 2026 mempertemukan para pelaku industri percetakan dari dalam maupun luar negeri. Tahun ini, sekitar 400 peserta, termasuk 20 UMKM, turut berpartisipasi dengan menghadirkan peserta dari lebih dari 10 negara, di antaranya Indonesia, China, Hong Kong, Malaysia, Taiwan, Jerman, Jepang, India, Singapura, dan Korea Selatan.
Pameran ini juga digelar bersamaan dengan Indo Sign & AD, Textile Printing, Print For Pack, Inter Corrugated, dan Pro Label Asia. Dengan begitu, pengunjung dari berbagai sektor, mulai dari percetakan, periklanan, signage, tekstil, kemasan, label, hingga industri kreatif, dapat menemukan beragam solusi dalam satu lokasi.
Wadah Inovasi, Edukasi, dan Kolaborasi

Selain area pameran yang dipenuhi beragam inovasi, mulai dari mesin cetak digital, solusi kemasan, hingga tinta dan media cetak, All Print Indonesia 2026 juga menghadirkan sejumlah hal baru. Salah satunya adalah kolaborasi Krista Exhibitions dengan Asosiasi PRINTRIDI yang untuk pertama kalinya memadukan teknologi cetak 2D dan 3D dalam satu pameran, lengkap dengan sesi berbagi wawasan dan showcase interaktif.
Tidak hanya itu, rangkaian seminar dan forum industri turut digelar untuk membahas perkembangan terbaru di sektor percetakan, grafika, dan kemasan, termasuk Eduprint Talkshow yang mengangkat isu sertifikasi halal dan kemasan. Program Business Matching dan Hosted Buyer juga hadir untuk mempertemukan exhibitor dengan calon buyer, membuka peluang kolaborasi bisnis yang lebih luas.
DSI Hadir Mendukung Partner

Sebagai bagian dari ekosistem industri kreatif dan percetakan, Digital Sarana Intimedia turut hadir di All Print Indonesia 2026 dengan mendukung para distributor mesin di Indonesia melalui penyediaan bahan demo print. Bagi DSI, kualitas sebuah mesin baru terlihat maksimal ketika didukung material yang tepat. Karena itu, dukungan ini memungkinkan mesin-mesin yang dipamerkan menampilkan hasil cetak terbaiknya secara langsung, sehingga pengunjung dapat menilai sendiri perpaduan mesin dan material yang paling sesuai dengan kebutuhan produksi mereka.
Tidak hanya itu, DSI juga membagikan produk gratis QUANTAC® dan QUANTAC® MAX selama pameran berlangsung. Melalui langkah ini, para pelaku usaha dapat mencoba langsung kualitas material stiker A3+ dan stiker large format dari DSI di mesin mereka sendiri.
Terus Tumbuh Bersama Industri Percetakan
Digital Sarana Intimedia mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan All Print Indonesia 2026, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh partner dan pengunjung yang telah hadir. Event ini kembali membuktikan bahwa sektor percetakan Indonesia memiliki potensi besar untuk terus tumbuh, berinovasi, dan bersaing di kancah global.
Dengan semangat yang sama, Digital Sarana Intimedia berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan industri melalui solusi kreatif, inovatif, dan berorientasi masa depan.